Di era media sosial, banyak anak muda hidup dalam tekanan untuk terlihat sukses, produktif, dan selalu selangkah lebih maju dari orang lain. Karier, bisnis, jabatan, penghasilan, dan pencapaian sering menjadi ukuran utama keberhasilan. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang terlihat sukses di luar tetapi merasa lelah, kosong, dan kehilangan arah di dalam. Pertanyaannya bukan lagi sekadar "Bagaimana saya bisa sukses?", tetapi "Untuk apa saya hidup?" dan "Apakah yang saya lakukan benar-benar bermakna?"
Apakah sukses semata tentang profit atau uang? Bagaimana tentang sukses sejati yang bukan hanya tentang mencari keuntungan, melainkan tentang menciptakan nilai, memberi dampak, dan menemukan makna dalam apa yang kita kerjakan. Bagaimana mencari bisnis / keuntungan yang memberikan ketenangan jiwa, namun juga membangun hidup yang memiliki tujuan, kontribusi, dan dampak yang berarti bagi orang lain.
Untuk itu, Yayasan Auxano Indonesia Muda akan menyelenggarakan training gratis dengan topik "*Beyond Profit: Karier dan Bisnis Bermakna” pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, Pkl 09.30 – 12.00 WIB.*
Sharing akan dibawakan oleh Bapak Andre Aribowo yang saat ini bekerja sebagai management Accountant at Corpus Christi College (University of Oxford), pernah berkarir sebagai Corporate Planning and Finance Manager at Astra Infra (Astra Group).
Topik yang akan dibawakan adalah 1. Bagaimana menciptakan nilai (value creation) 2. Productive & Impactful Entrepreneurship 3. Innovation yang memberi manfaat bagi masyarakat 4. Profit + Impact + Sustainability 5. Stewardship mindset (bukan sekadar mencari uang) dan tanya Jawab
Training ini GRATIS dan terbuka untuk semua kalangan, pelajar, mahasiswa, karyawan, pengusaha / entrepreneur, pekerja sosial, ibu rumah tangga atau atau siapa saja yang ingin terus belajar
Di ruang operasi rumah sakit, ada banyak situasi yang tidak terlihat oleh orang awam. Dokter, perawat, dan seluruh tim medis harus bekerja dengan tenang di tengah suasana yang penuh risiko dan ketidakpastian. Kondisi pasien bisa berubah tiba-tiba. Bagaimana tetap fokus dan tidak panik. Sedikit saja kehilangan fokus atau emosi yang tidak terkendali dapat berdampak besar terhadap keselamatan pasien.
Di tengah dunia yang berubah cepat, banyak orang sibuk menjalani aktivitas tetapi kehilangan arah hidup yang jelas. Banyak anak muda merasa bingung menentukan tujuan, mudah terpengaruh tren, kehilangan semangat, bahkan merasa tidak cukup baik ketika membandingkan diri dengan orang lain di media sosial. Di sisi lain, tekanan ekonomi, perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan persaingan hidup membuat banyak orang hidup sekadar rutinitas dan bertahan.
Kisah HP Nokia yang kalah dan hilang dari peredaran menjadi kisah yang dibahas. Anak Gen Z dan Alpha sudah hanya cerita tentang Nokia. Hal yang sama terjadi pada kamera Kodak, teh Sariwangi, 7 Eleven, Jamu Nyonya Meener, dan banyak lain. Kampus yang dulu terkenal dan ramai, sudah makin sepi dan mau tutup. Perubahan itu pasti, teknologi, dunia kerja, dan persaingan bergerak begitu cepat.
Banyak anak muda hari ini hidup dalam berbagai keterbatasan, baik dari sisi ekonomi, akses pendidikan, lingkungan, maupun kesempatan. Situasi ini terjadi di kota, desa, termasuk pelosok Indonesia. Merasa tidak punya modal. Tidak ada “orang dalam”. Bukan paling pintar atau jenius dan sebagainya. Tidak sedikit yang merasa kecil, ragu untuk bermimpi, dan memilih berhenti sebelum mencoba.
Banyak anak muda hari memiliki cita-cita, ide kreatif, dan semangat besar untuk memulai usaha, tapi berhenti di tengah jalan. Banyak faktor penyebab, salah satu tidak tahu bagaimana mengubah “purpose” menjadi bisnis yang berkelanjutan. Ada yang terjebak pada tren sesaat, ikut-ikutan, atau hanya fokus pada “viral” tanpa fondasi yang kuat. Akibatnya, usaha tidak bertahan, tidak menghasilkan, bahkan menimbulkan kelelahan dan kekecewaan.