Finance for Non Finance : Memahami Keuangan Untuk Semua Kalangan
Banyak orang berpikir, memahami finance itu hanya penting bagi orang yang pekerjaan di bidang finance. Bagi orang yang bekerja di bidang sales marketing, produksi, HR, dll seolah tidak penting. Banyak juga pengusaha yang tidak mau belajar tentang finance. Mereka hanya tergantung kata orang lain saja.
Memahami finance adalah penting bagi orang non finance. Hampir semua keputusan dalam hidup, baik pribadi maupun professional (bisnis) melibatkan aspek keuangan, mulai dari mengatur gaji, menabung, berinvestasi, hingga membuat keputusan bisnis. Tanpa pemahaman dasar tentang keuangan, seseorang mudah salah langkah, tidak bisa membaca situasi finansial, dan sulit mengambil keputusan yang rasional. Dengan pemahaman finansial yang cukup, kita bisa lebih bijak, mandiri, dan strategis dalam meraih tujuan hidup dan karier. Semakin tinggi cita-cita seseorang dalam bisnis, membutuhkan pemahaman finance yang lebih baik.
Untuk itu, Yayasan Auxano Indonesia Muda, akan menyelenggarakan training gratis dengan topik "Finance for Non Finance : Memahami Keuangan Untuk Semua Kalangan" pada hari Sabtu, 10 Mei 2025, Pkl 09.30 – 12.00 WIB.
Sharing akan dibawakan Ibu Fiona Frederique, seorang leader di bidang finance dengan pengalaman panjang di berbagai bidang Saat ini adalah Chief Financial Officer of SLOW Group. Sebelumnya Vice President Finance di Anteraja, Head of Financial Planning & Analysis di Traveloka, Corporat Finance Head di PT Triputra Investindo Arya, Manager Business Recovery & Services di PwC dan sebagainya.
Topik yang akan dibawakan adalah: 1. Finance and Accounting Basics (Prinsip dasar bisnis, laporan keuangan perusahaan - laporan rugi laba/income statement, neraca/ balance sheet, laporan arus kas/ cashflow statement, 2. Analisa sederhana atas laporan keuangan (ratio analysis, trend analysis, dll), dan 3. Tanya jawab.
Training ini GRATIS dan terbuka untuk semua kalangan khususnya para pelajar, mahasiswa, pencari kerja, karyawan, pengusaha / entrepreneur dan pensiunan, atau siapa saja yang belajar tentang finance.
Untuk mendapatkan sertifikat training, wajib mendaftar dulu. Bisa dengan daftar lewat Auxano Connect. Download dan install dari Play Store atau bisa dengan daftar ke link berikut ini :
Di era AI dan perubahan yang begitu cepat, sukses tidak hanya ditentukan oleh IPK atau kemampuan teknis. Karakter yang kuat, kompetensi yang terus berkembang, dan karya yang berdampak menjadi kunci untuk tetap relevan di dunia kerja.
Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi teknologi masa depan. Ada yang berkata bahwa AI bukan sekedar perubahan tapi ”revolusi”. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan mulai mengubah cara kita belajar, bekerja, berkomunikasi, mencari informasi, membuat keputusan, hingga mengembangkan usaha. Mereka yang memahami cara memanfaatkan AI akan mampu bekerja lebih cepat, belajar lebih efektif, menghasilkan ide-ide baru, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Di era media sosial, banyak anak muda hidup dalam tekanan untuk terlihat sukses, produktif, dan selalu selangkah lebih maju dari orang lain. Karier, bisnis, jabatan, penghasilan, dan pencapaian sering menjadi ukuran utama keberhasilan. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang terlihat sukses di luar tetapi merasa lelah, kosong, dan kehilangan arah di dalam. Pertanyaannya bukan lagi sekadar "Bagaimana saya bisa sukses?"
Di ruang operasi rumah sakit, ada banyak situasi yang tidak terlihat oleh orang awam. Dokter, perawat, dan seluruh tim medis harus bekerja dengan tenang di tengah suasana yang penuh risiko dan ketidakpastian. Kondisi pasien bisa berubah tiba-tiba. Bagaimana tetap fokus dan tidak panik. Sedikit saja kehilangan fokus atau emosi yang tidak terkendali dapat berdampak besar terhadap keselamatan pasien.
Di tengah dunia yang berubah cepat, banyak orang sibuk menjalani aktivitas tetapi kehilangan arah hidup yang jelas. Banyak anak muda merasa bingung menentukan tujuan, mudah terpengaruh tren, kehilangan semangat, bahkan merasa tidak cukup baik ketika membandingkan diri dengan orang lain di media sosial. Di sisi lain, tekanan ekonomi, perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan persaingan hidup membuat banyak orang hidup sekadar rutinitas dan bertahan.