Banyak orang ingin berkontribusi dan mengubah organisasi, termasuk perusahaan tempatnya bekerja. Namun gagal, lalu menjadi pasif, demotivasi, bahkan frustasi.
Disadari bahwa sebelum mengubah orang lain, kita perlu melakukan transformasi diri. Namun kadang orang bingung, bagaimana cara memulainya dan agar terus konsisten. Termasuk di situasi yang dinamis dengan senantiasa berubah.
F4 for Future ( transform yourself, human capital and organization )
Anak muda Indonesia saat ini hidup di tengah tekanan dan persaingan dalam dunia pendidikan, kerja atau usaha. Ketidakpastian ekonomi, perubahan teknologi yang cepat, serta ekpektasi yang selalu juga berubah. Banyak anak muda cerdas dan potensial, tetapi mudah lelah mental, cepat menyerah bahkan kehilangan arah.
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa intensitas penggunaan media sosial berkorelasi negatif dengan kepercayaan diri remaja. Semakin sering menggunakan media sosial, semakin rendah (turun) kepercayaan dirinya.
Perbandingan sosial (social comparison) lewat Instagram memiliki korelasi kuat dengan self-esteem yang rendah pada remaja pengguna aplikasi tersebut.
Di era digital, promosi atau kampanye bukan sekadar posting di media sosial saja. Namun juga bicara tentang membangun komunitas yang hidup, saling dukung, dan punya tujuan bersama. Dalam konteks ini, banyak anak muda yang memiliki potensi besar penggerak perubahan melalui dunia digital.