Enam tahun bukan sekadar perjalanan waktu. Enam tahun adalah cerita tentang keberanian untuk terus bertumbuh, melampaui keterbatasan, menghasilkan karya, dan memberikan dampak bagi sesama. Kami para pengurus, pembicara dan volunteer Auxano sudah mengalami proses itu sejak awal Auxano berdiri di masa pandemi Covid-19
Dalam rangka HUT ke-6 Yayasan Auxano Indonesia Muda, kami mengundang Sahabat Auxano untuk mengikuti acara spesial bersama:
BARRY LIKUMAHUWA (Bassist, musisi jazz-funk, komposer, produser, dan pendiri Barry Likumahuwa Project)
Barry Likumahuwa dikenal sebagai salah satu musisi jazz-funk Indonesia yang mampu menjembatani musik lintas generasi melalui pendekatan yang modern, energik, dan mudah diterima. Dalam perjalanan bermusiknya selama 20 tahun, Barry telah berkarya bersama berbagai musisi ternama, tampil di panggung nasional maupun internasional, meraih sejumlah penghargaan musik, serta berkontribusi dalam pengembangan generasi muda melalui pendidikan, workshop, dan mentoring.
Melalui pengalaman hidup dan perjalanan kreatifnya, Barry akan mengajak kita belajar tentang keberanian untuk:
* Melampaui batas dan keadaan yang biasa.
* Mengembangkan potensi menjadi karya nyata.
* Bertahan dan terus bertumbuh dalam proses.
* Menggunakan karya untuk memberikan dampak bagi orang lain.
Acara akan diselenggarakan secara hybrid pada hari Sabtu, 12 September 2026 Pkl 09.30–12.00 WIB di Studio IC (untuk penguus, panitia dan undangan) serta 500 peserta via zoom secara gratis.
Peserta yang melakukan pendaftaran dan mengikuti kegiatan sesuai ketentuan akan memperoleh e-certificate. Mari merayakan 6 tahun perjalanan Auxano dengan keberanian untuk tidak berhenti pada hal-hal yang biasa.
Karena setiap orang dapat bertumbuh melampaui keterbatasannya, menghasilkan karya terbaik, dan menghadirkan dampak yang berarti bagi Indonesia.
Beyond the Ordinary! Berani Melampaui. Berani Berdampak. Berani Berkarya.
Kita hidup di era perubahan cepat, bahkan eksponensial. Teknologi, AI (Artificial Intelligence), ekonomi, model bisnis, dan cara manusia bekerja berubah semakin cepat dan saling memengaruhi. Kebutuhan jenis pekerjaan terus berubah, kompetensi baru bermunculan, dan ada berbagai peluang bisnis yang tidak terpikirkan sebelumnya. Di tengah perubahan ini, tantangannya bukan sekadar mengikuti perkembangan, tetapi mampu membaca perubahan, beradaptasi, dan menemukan peluang di dalamnya.
Di dunia kerja maupun dunia usaha, kemampuan saja tidak lagi cukup. Tapi perlu ada kesempatan dan untuk itu perlu dipercaya. Banyak orang yang pintar, tetapi tidak semua mendapatkan kesempatan. Mengapa? Karena kesempatan paling sering diberikan kepada orang yang dipercaya. Kepercayaan adalah "mata uang" yang membuka pintu promosi, proyek penting, kepemimpinan, bahkan relasi yang membawa seseorang bertumbuh lebih cepat
Anak muda (termasuk pelajar & mahasiswa) akan memasuki dunia kerja yang sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu. Perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, digitalisasi, dan perubahan teknologi yang begitu cepat telah mengubah kebutuhan dunia industri. Gelar akademik saja tidak lagi cukup.
Di era AI dan perubahan yang begitu cepat, sukses tidak hanya ditentukan oleh IPK atau kemampuan teknis. Karakter yang kuat, kompetensi yang terus berkembang, dan karya yang berdampak menjadi kunci untuk tetap relevan di dunia kerja.
Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi teknologi masa depan. Ada yang berkata bahwa AI bukan sekedar perubahan tapi ”revolusi”. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan mulai mengubah cara kita belajar, bekerja, berkomunikasi, mencari informasi, membuat keputusan, hingga mengembangkan usaha. Mereka yang memahami cara memanfaatkan AI akan mampu bekerja lebih cepat, belajar lebih efektif, menghasilkan ide-ide baru, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.