Ketika lulus kuliah atau sekolah, pilihan terbanyak bagi banyak orang saat ini adalah melamar kerja. Ada yang ingin membangun karir, ada juga yang sementara sampai nanti menjadi seorang pengusaha atau entrepreneur. Bagaimana mempersiapkan diri untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dari berbagai aspek? Penghasilan, pengembangan diri, lingkungan kerja, dan sebagainya.
Ada yang pekerjaanya cocok, tapi penghasilan jauh dari kebutuhan. Namun ada yang gaji besar tapi stres dengan jenis pekerjaannya atau frustasi dengan suasana kerja. Pertanyaan yang sama juga berlaku untuk seseorang yang sudah kerja namun ingin pindah karena berbagai penyebab atau tujuan.
Untuk itu, Yayasan Auxano Indonesia Muda, akan menyelenggarakan training gratis dengan topik “Mastering Your Soft Skills for a Brilliant Job Prospects”, pada hari Sabtu, 20 April 2024, Pkl 09.30 – 12.00 WIB.
Sharing akan berikan oleh Bapak Andri Simbolon, Head Communication & External Relations PT Saka Energi Indonesia. Beliau pengalaman 25 tahun lebih di berbagai perusahaan termasuk di nasional dan Multinational Coorporation, antara lain Astra International, Nokia Siemens Network, Hewlett Packard, dll
Topik yang akan dibawakan antara lain : What is Skill, Hard Skills vs Soft Skills, The TOP Skills by 2027, Future of Jobs, Build your personal skills and branding dan tanya jawab.
Training ini GRATIS dan terbuka untuk semua kalangan khususnya para pelajar, mahasiswa atau yang baru lulus dan sedang mencari kerja. Terbuka juga untuk karyawan, pengusaha / entrepreneur atau siapa saja yang tertarik belajar bagaimana meningkatkan “soft skills” untuk kebutuhan pekerjaan.
Di era AI dan perubahan yang begitu cepat, sukses tidak hanya ditentukan oleh IPK atau kemampuan teknis. Karakter yang kuat, kompetensi yang terus berkembang, dan karya yang berdampak menjadi kunci untuk tetap relevan di dunia kerja.
Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi teknologi masa depan. Ada yang berkata bahwa AI bukan sekedar perubahan tapi ”revolusi”. AI sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari dan mulai mengubah cara kita belajar, bekerja, berkomunikasi, mencari informasi, membuat keputusan, hingga mengembangkan usaha. Mereka yang memahami cara memanfaatkan AI akan mampu bekerja lebih cepat, belajar lebih efektif, menghasilkan ide-ide baru, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.
Di era media sosial, banyak anak muda hidup dalam tekanan untuk terlihat sukses, produktif, dan selalu selangkah lebih maju dari orang lain. Karier, bisnis, jabatan, penghasilan, dan pencapaian sering menjadi ukuran utama keberhasilan. Namun kenyataannya, tidak sedikit orang yang terlihat sukses di luar tetapi merasa lelah, kosong, dan kehilangan arah di dalam. Pertanyaannya bukan lagi sekadar "Bagaimana saya bisa sukses?"
Di ruang operasi rumah sakit, ada banyak situasi yang tidak terlihat oleh orang awam. Dokter, perawat, dan seluruh tim medis harus bekerja dengan tenang di tengah suasana yang penuh risiko dan ketidakpastian. Kondisi pasien bisa berubah tiba-tiba. Bagaimana tetap fokus dan tidak panik. Sedikit saja kehilangan fokus atau emosi yang tidak terkendali dapat berdampak besar terhadap keselamatan pasien.
Di tengah dunia yang berubah cepat, banyak orang sibuk menjalani aktivitas tetapi kehilangan arah hidup yang jelas. Banyak anak muda merasa bingung menentukan tujuan, mudah terpengaruh tren, kehilangan semangat, bahkan merasa tidak cukup baik ketika membandingkan diri dengan orang lain di media sosial. Di sisi lain, tekanan ekonomi, perubahan dunia kerja, perkembangan teknologi, dan persaingan hidup membuat banyak orang hidup sekadar rutinitas dan bertahan.