Workplace Relationship: Relasi Sehat, Kerja Bahagia & Produktif
Ada orang yang dipandang sukses di tempat kerja. Karirnya cepat naik, penghasilan tinggi.Namun hubungannya buruk dengan berbagai pihak.Dimusuhi bahkan disumpahi rekan kerja dan bawahan.
Seorang pengusaha dianggap tukang peras oleh vendor/supplier, sering memaksakan kehendak. Mau menang sendiri. Banyak orang yang kapok menjadi vendor untuk dia. Reputasinya buruk dimata berbagai pihak.
Disisi lain, ada yang relasinya baik. Namun tidak berprestasi, karir mentok Produktivitas rendah. Usaha merosot. Bagaimana menjalin relasi yang sehat di pekerjaan (usaha),kerja Bahagia dan produktif ? Untuk itu, Yayasan Auxano Indonesia Muda, akan menyelenggarakan training gratis dengan topik “Workplace Relationship: Relasi Sehat, Kerja Bahagia & Produktif” pada hari Sabtu, 8 Maret 2025, Pkl 09.30–12.00 WIB.
Sharing akan saya bawakan sendiri. Pengalaman bekerja 29 tahun di berbagai jenis industry (perusahaan) dari level bawah sampai ke atas.Termasuk 24 tahun di Astra.Juga pengalaman dan pengamatan sebagai konsultan bisnis diskusi dengan berbagai pemilik perusahaan, top management dan karyawan perusahaan.
Topik yang akan saya bawakan antara lain : 1. Pentingnya Relasi di Tempat Kerja 2. Komunikasi yang Efektif dan Empati 3. Membangun Kepercayaan dan Kolaborasi 4. Mengelola Konflik Secara Sehat 5. Menciptakan Budaya Kerja yang Positif 5. Tanya jawab
Training ini GRATIS dan terbuka untuk semua kalangan khususnya para pelajar, mahasiswa, pencari kerja, karyawan, pengusaha / entrepreneur dan pensiunan, atau siapa saja yang tertarik bagaimana menjalin relasi sehat dan produktif.
Untuk mendapatkan sertifikat training, wajib mendaftar dulu. Bisa dengan daftar lewat Auxano Connect. Download dan install dari Play Store atau bisa dengan daftar ke link berikut ini :
Bisa juga mengikut training tanpa daftar, tapi tidak dapat sertifikat. Berikut link zoom: https://us02web.zoom.us/j/84624427031?pwd=NFRdUGNzToU00c4RXzSYfAyprN83N6.1
Meeting ID: 846 2442 7031 Passcode: KeyGrowth
Silahkan sharing info ini kepada siapa saja yang membutuhkan, sesuai visi Auxano untuk turut membangun Indonesia yang lebih baik.
Lulus kuliah adalah awal perjalanan karier. Peluang kerja kini dapat datang dari perusahaan, proyek, dan jaringan profesional di berbagai negara. Namun, bagaimana mempersiapkan diri agar mampu meraih peluang tersebut? Karier global tidak selalu dimulai dengan bekerja di luar negeri. Pengalaman bekerja sama dengan tim lintas budaya, kemampuan berkomunikasi, kemauan belajar, dan keberanian mengambil tanggung jawab dapat menjadi bekal sejak awal karier.
Enam tahun bukan sekadar perjalanan waktu. Enam tahun adalah cerita tentang keberanian untuk terus bertumbuh, melampaui keterbatasan, menghasilkan karya, dan memberikan dampak bagi sesama. Kami para pengurus, pembicara dan volunteer Auxano sudah mengalami proses itu sejak awal Auxano berdiri di masa pandemi Covid-19
Kita hidup di era perubahan cepat, bahkan eksponensial. Teknologi, AI (Artificial Intelligence), ekonomi, model bisnis, dan cara manusia bekerja berubah semakin cepat dan saling memengaruhi. Kebutuhan jenis pekerjaan terus berubah, kompetensi baru bermunculan, dan ada berbagai peluang bisnis yang tidak terpikirkan sebelumnya. Di tengah perubahan ini, tantangannya bukan sekadar mengikuti perkembangan, tetapi mampu membaca perubahan, beradaptasi, dan menemukan peluang di dalamnya.
Di dunia kerja maupun dunia usaha, kemampuan saja tidak lagi cukup. Tapi perlu ada kesempatan dan untuk itu perlu dipercaya. Banyak orang yang pintar, tetapi tidak semua mendapatkan kesempatan. Mengapa? Karena kesempatan paling sering diberikan kepada orang yang dipercaya. Kepercayaan adalah "mata uang" yang membuka pintu promosi, proyek penting, kepemimpinan, bahkan relasi yang membawa seseorang bertumbuh lebih cepat
Anak muda (termasuk pelajar & mahasiswa) akan memasuki dunia kerja yang sangat berbeda dengan beberapa tahun lalu. Perkembangan kecerdasan buatan (AI), otomatisasi, digitalisasi, dan perubahan teknologi yang begitu cepat telah mengubah kebutuhan dunia industri. Gelar akademik saja tidak lagi cukup.